Posted by: gecor | 22 June, 2009

Penomena Jembatan Suramadu

Bila berkesempatan utk melihat langsung hasil pembagunan Mega Proyek jembatan Suramadu yang menghubungi pulau Jawa – Pulau Madura yang konon merupakan Jembatan yang terpanjang di Asia Tenggara saat ini, tentu tidak merasa rugi. Jembatan Surmadu yang dibangun dengan nilai Investasi Rp.5,4T dengan panjang jembatan 5 km atau rata-rata per 1 km menelan biaya Rp.1 T menjadikan Jembatan Suramdu fenomena dan merupakan berkah yang tidak ternilai bagi masyarakat Madura dan Surabaya. Ekonomi dikawasan ini pasti tumbuh pesat. Peluang wirausaha terbuka lebar.Mulai Restoran,Tempat Istirahat, Rekreasi, dan jualan Kaki lima dari Minuman,Mainan,Gorengan,Souvenir, dan banyak lagi lainnya.

Jembatan Suramadu yang diresmikan oleh Presiden RI pada bulan 12 Juni 2009 tentu sekarang menjadi object yang sangat diminati untuk dikunjungi oleh Masyarakat Indonesia Umumnya dan masyarakat Surabaya dan Madura sekitarnya khususnya. Bayangkan antrian Mobil dan motor begitu panjang dan rawan macet pada hari-hari libur. Mobil pribadi jalan merayap pada 1 km sebelum masuk gerbang Jembatan Suramadu. Apalagi Sepeda Motor harus siap mental karena sangat berdesak-desakan dan bagi yang membawa anak kecil dianjurkan mengurungkan niatnya untuk melihat Jembatan Suramadu dan mencari hari yang paling tepat yaitu hari tidak libur karena jumlah sepeda motor yang antri 1000-an macet.

Mungkin bagi pengelola Jembatan Suramadu perlu diantisapasi sebelumnya untuk mengurangi macet yaitu tingkat kecepatan layanan loket dipercepat dan jumlah pintu gerbang diperbanyak sehingga masyarakat manjadi lebih nyaman dan yang paling penting lagi tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pingsan karena berdesakan/khusus Sepeda Motor,kecelakan, dlsb.

Phisik jembatan Suramadu bila kita amati secara langsung memang luar biasa. Tiang beton utama penyangga jembatan 2 buah berukuran raksasa(Lihat Raksasa juga belum pernah) tertanam didasar laut yang cukup dalam. Kawat penghubung antara ruang jembatan dengan tiang beton tersebut juga berukuran yang tidak biasa. Jadi benar-benar membuat yang melewati jembatan Suramadu pasti berhenti kepinggir sekedar untuk berphoto dan melihat langsung benda-benda raksasa ini. Namun demikian kita harus ektra waspada karena lalu lintas di Jembatan Suramadu ini sangat padat. Secara regulasi kami belum tahu persis apakah berhenti ditengah jembatan dan berphoto dilarang. Kalau pengalaman hari Minggu tanggal 21 Juni 2009 kamarin kelihatannya dilarang karena dijaga oleh Polisi sehingga antara pengunjung dan Polisi saling kucing-kucingan. Untunh Polisinya sangat berbaik hati walaupun kendaraan berhenti sebentar dan langsung tancap gas saat Polisi datang, kendaraan tersebut tidak dihentikan/ditilang.

Toleransi yang diberikan Polisi saat ini patut diucapkan terima kasih. Jembatasan yang sangat Penomena ini tentunya bagi warga memang menjadi hiburan yang sangat mempesona dan rela berpanas-panasan untuk melihatnya.Tarif masuk menggunakan Mobil Rp.30.000,-.Sedangkan Tarif masuk Kendaraan bermotor Roda 2 hanya Rp.3.000,-.Jumlah Kendaraan Roda 2 dibandingkan dengan jumlah kendaraan Roda 4 bisa mencapai 1:15 atau lebih. Ditunggu Jembatan Penomena lainnya yang dibangun dibagian lain di Indonesia. Merdeka…..!!!


Responses

  1. bagus sekali


Leave a response

Your response:

Categories